Sepatu

sepatuSeorang jurnalis Irak, Muntazer al- Zaidi melempar sepatu ke Presiden G.W. Bush saat konferensi pers di Baghdad, Irak pada tahun 2008 lalu. “Ini ciuman selamat tinggal dari rakyat Irak, anjing!” seru al-Zaidi saat itu sembari melemparkan satu persatu sepatunya. Lemparan sepatu itu tidak mengenai Bush yang dengan cepat, berkelit untuk menghindarinya. Al-Zaidi pun sempat mendekam di penjara selama 9 bulan sebelum kemudian dibebaskan.

Pemimpin China China Wen Jiabao menjadi target pelemparan sepatu saat dirinya berpidato mengenai perekonomian global di Inggris pada Februari 2009 lalu. Sepatu yang dilemparkan seorang demonstran itu tidak mengenai Wen. Sepatu itu mendarat tak jauh darinya.

Seorang pria Sudan melempar sepatu ke arah Presiden Sudan Omar Al-Bashir saat menghadiri sebuah konferensi di Khartoum, ibukota Sudan pada Januari 2010 lalu. Lemparan sepatu itu pun meleset. Namun si pelaku ditangkap polisi. Tidak jelas apa motif pelemparan sepatu itu.

Pemimpin Turki Recep Tayyip Erdogan dilempari sepatu oleh seorang pria di Seville, Spanyol pada Februari 2010 lalu saat akan masuk ke mobilnya. Namun aksi pria berumur 20 tahun itu juga meleset. Sepatunya mengenai salah seorang pengawal pribadi Erdogan. Pelaku kemudian ditahan dan diketahui bahwa saat itu dia sedang mabuk berat.

Kejadian yang sama dialami pemimpin Pakistan Asif Ali Zardari saat sedang berpidato dalam sebuah acara politik di Birmingham, Inggris pada Agustus 2010 lalu. Seorang pria tua melemparkan dua sepatunya ke arah Zardari. Namun sepatu-sepatu itu tidak mengenai Zardari melainkan jatuh di dekat Zardari.

Di bulan Februari 2013, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ketika sedang meninggalkan masjid Al-Hussein di Kairo akan dipukul oleh seorang pria dengan sepatu sambil berteriak ‘penakut’. Sejumlah laporan menduga aksi itu sebagai protes terhadap dukungan Iran atas pemerintah Suriah. Lemparan sepatu dipandang sebagai penghinaan besar.

Apalah arti sebuah sepatu. Sepatu adalah suatu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya terdiri bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Ada juga yang memberikan pengertian sepatu adalah lapik atau pembungkus kaki yang biasanya dibuat dari kulit (karet dsb), bagian telapak dan tumitnya tebal dan keras. Sepatu yang harusnya di kaki, berubah fungsi menuju kepala.

Mumpung di bulan puasa, berikut lelucon sepatu yang cukup membuat kita berpikir ulang tentang sepatu – sepatu itu.

Seorang filsuf yang hanya mempunyai  sepasang  sepatu  minta tolong  seorang  tukang  sepatu untuk memperbaikinya, dan ia akan menunggu.

“Sekarang sudah waktunya tutup,”  kata  tukang  sepatu  itu. “Oleh  karena  itu saya tidak dapat memperbaikinya sekarang. Mengapa engkau tidak datang besok pagi saja?”

“Saya hanya mempunyai sepasang sepatu ini,  dan  saya  tidak dapat berjalan tanpa sepatu.”

“Baik, untuk sementara engkau saya pinjami sepatu.”

“Apa! Memakai sepatu orang lain? Kau anggap apa saya ini?”

“Mengapa  engkau  menolak  menggunakan  sepatu orang lain di kakimu, kalau engkau  begitu  saja  membawa  pikiran-pikiran orang lain di kepalamu?”

Pada kenyataannya manusia lebih gampang menerima ide-ide orang lain dan memasukkannya ke dalam kepala. Dan salah satu tujuan puasa adalah melatih kesadaran diri menyaring ide-ide yang bertabur tak karuan tidak menjadai ‘sepatu’ santapan kepala kita.

Allah SWT mengingatkan; “Dan janganlah kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta” (QS Al-An’am :116).

Semoga bermanfaat.

Be Sociable, Share!
Share this:

Leave a comment