Esai (98) Berdoa

Bagaimanapun, jangan sekali-kali meremehkan doa. Apalagi meninggalkannya. Kalau tidak sempat, luang-luangkanlah. Kalau sedang malas, paksakanlah. Kalau sedang galau, bingung, ragu dan buntu, terus peliharalah asa berdoa. Kalau masih sedikit, ulang-ulangilah. Kalau sedang longgar perbanyaklah. Dan ...

Esai (49) Ujian Kecil

Sekarang, zaman banjir informasi. Kita yang gak minta pun kebagian. Yang gak ingin juga kesampaian. Yang diam pun tenggelam olehnya. Informasi seperti bah, dari mana-mana, ke mana-mana dan ada di mana-mana. Dan seperti biasanya kita baru tersadar setelah menjadi korban. Sebagai pembekalan, mari ...

Esai (91) Two in One (2 in 1)

Kalau ada yang bertanya seberapa cerdaskah Anda? Maka saya orang pertama yang mundur teratur. Sebab awak yang hanya punya IPK dua koma ini, sadar betul bahwa diri ini tidaklah cerdas. Sama sekali! Apalagi S2 atau S3. Tetapi alhamdulillah, itu membuat saya banyak bersyukur. Kenapa? Karena membuat ...

Esai (90) Ma Nawa 

Aih..., ternyata banyak hal yang luput dari perhatian. Baru terasa ada sesuatu, ketika bincang-bincang santai dengan beberapa teman. Bagi seseorang bisa jadi itu biasa, tetapi bagi lain menjadi tidak biasa. Setiap orang punya sudut pandang yang berbeda. Ujung-ujungnya perlu penelaahan lebih dalam ...

Esai (88) Humor Saja 

Entah kapan mulai timbul yang namanya humor. Ia punya banyak nama, bisa disebut bergurau,  bercanda, ndagel, ngelawak, melucu, komedi dan lain sebagainya. Bahkan sekarang ada lombanya. Lihat Stand Up Comedy Indonesia atau sering disebut SUCI, sampai berseri-seri. Dan bahkan menjadi profesi. Karena ...

Esai (82) Ikhlas 4

Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW, beliau bersabda; “Binasalah hamba dinar, hamba dirham, dan hamba selimut (kain tebal), jika diberi maka ia ridha jika tidak diberi maka ia mencela. Binasalah dan merugilah ia, jika tertusuk duri maka ia tidak akan terlepas darinya. Beruntunglah hamba yang mengambil ...

Esai 85: Dua Belas

Anak saya yang kecil mulai mengenal angka. Karenanya dia sibuk berhitung dan menghafalkannya. Mulai dari bunyi, tulisan maupun hitungan tangannya. Sekarang baru sampai angka 5 untuk nulisnya. Ngejanya baru sampai 11, belum 12. Hal-hal terkait bentuk angka selalu jadi perhatiannya. Ini lima ya! ...

Esai 84: Subhaanal malikil qudduus

Insya Allah banyak yang hafal doa di atas. Pendek. Selain itu juga ringkas. Kata-katanya mudah. Biasanya diucapkan tiga kali, dimana untuk ucapan terakhir dikeraskan. Kalau masih ada yang lupa, kalimat di atas adalah kalimat yang dibaca setelah sholat witir. Kenapa saya mengulik doa ini? Sebab lagi ...

Esai (82) Ikhlas 3

Kefahaman harus dicari, ilmu harus didalami. Tak ada yang tiba-tiba. Menjadi faham. Menjadi alim. Ada proses. Demikian juga dalam hal ikhlas ini. Mudah-mudahan sesuai dalilnya – dengan izin Allah - kita menjadi orang baik sebab Allah fahamkan di dalam agama. Rasulullah SAW bersabda; “Wahai ...

Esai (80) Ikhlas 2

Dua dalil ini amat vital, sebagai perkeling, sebagai pembanding. Pertama, Rasulullah SAW bersabda, “Innamal a’maalu bin-niyyaat, sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya.” (Rowahu Bukhari). Berdasarkan hadits itu, maka diterima atau tidaknya suatu amal perbuatan yang kita lakukan ...